METODE K-MEANS UNTUK PENGELOMPOKAN KESIAPAN DIGITAL KECAMATAN DI KABUPATEN CIREBON BERDASARKAN FAKTOR TELEKOMUNIKASI

Penulis

  • Ageng Bagja Priyadi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer poltek Cirebon Author

Kata Kunci:

Kesiapan Digital, Infrastruktur Telekomunikasi, K-Means, Kabupaten Cirebon.

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berperan penting dalam mendorong transformasi digital, namun pemerataan infrastruktur telekomunikasi di Kabupaten Cirebon masih belum merata sehingga menimbulkan perbedaan kesiapan digital antar kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan berdasarkan kondisi infrastruktur telekomunikasi menggunakan algoritma K-Means. Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2024 yang diperoleh dari Kominfo, BPS, dan Open Data Kabupaten Cirebon, dengan variabel meliputi jumlah BTS, fasilitas komputer, fasilitas internet, dan kekuatan sinyal. Proses analisis dilakukan melalui pembersihan data, normalisasi, penentuan jumlah klaster menggunakan Elbow Method, dan klasterisasi dengan K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecamatan di Kabupaten Cirebon terbagi ke dalam tiga klaster kesiapan digital, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Klaster tinggi memiliki infrastruktur dan kualitas sinyal yang lebih baik, sedangkan klaster rendah masih mengalami keterbatasan. Hasil ini dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan prioritas pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01